Vietnam Mengembangkan Sepeda Motor Listrik Baru

Posted on December 30, 2009. Filed under: Molis Around The World | Tags: , , , |

Molis di VietnamSeperti yang banyak pengunjung atau penduduk Vietnam ceritakan pada Anda, kalau jalan-jalan di negeri itu dipadati sepeda motor skuter berbahan bakar bensin.

Dan mereka adalah penyumbang polusi terbesar di kota Vietnam.

Tapi tak lama lagi akan hadir alat transportasi alternatif yang cepat dan lebih ramah lingkungan.

Dengan bantuan para insinyur dari negara bagian Texas, sebuah perusahaan Vietnam berencana memproduksi jenis sepeda motor listrik baru dalam tahun ini.

Texas memang dikenal paling besar konsumsi bensinnya untuk kendaraan bermotor di dunia.

Dengan menggunakan motor listrik baru yang revolusioner, mereka menjanjikan hasilnya akan secepat sepeda motor berbahan bakar bensin tradisional.

Dari Hanoi, cerita selengkapnya disampaikan Matt Steinglass.

Dibandingkan negara lain di dunia, Vietnam memiliki lebih banyak sepeda motor skuter. Ada 22 juta sepeda motor di negeri itu. Perbandingannya satu sepeda motor untuk empat orang.

Itu sebabnya, ketika seorang warga Texas, Christian Okonsky, mencari tempat untuk memproduksi dan memasarkan sepeda motor listrik berteknologi tinggi, dia datang kemari.

“Pertama kali saya datang ke Hanoi, saya sangat takjub dengan banyaknya skuter. Kami banyak merekamnya di berbagai lampu merah, dan saya tidak bisa percaya bagaimana jumlah motor lebih banyak ketimbang mobil. Dan para pengendara itu menggunakan masker, untuk melindungi mereka dari polusi.”

Okonsky, 46 tahun, memulai karirnya di perusahaan komputer Dell, lalu keluar untuk membangun perusahaannya sendiri. Ia merancang peluncur roket untuk pesawat tempur F 22 Angkatan Udara Amerika Serikat.

Beberapa tahun lalu, ia menemukan teknologi yang telah dikembangkan insinyur lain. Sebuah cara menggunakan material nano kristal, yang terbuat dari kristal yang sangat kecil. Kristal yang begitu kecilnya hingga sulit dilihat dengat mata telanjang, digunakan sebagai inti motor listrik.

Okonsky telah menggunakan teknologi untuk membuat motor kecil dengan tenaga lebih besar dari yang sudah ada. Selain merubah karir, ia mengaku proyek itu juga merubah hidupnya.

“Sebagai seorang insinyur, Anda merancang banyak produk. Tapi seiring pejalan karir, saat ini Anda ingin merancang produk yang berbeda. Dan ini yang saya rasakan. Saya menanamkan semua uang pribadi serta uang perusahaan untuk usaha ini. Saya kira itu hal yang masuk akal.”

Skuter lisrik, terutama buatan Cina, telah ada di Vietnam sejak beberapa tahun lalu. Tapi penjualannya tidak begitu bagus. Menurut warga Vietnam, penyebabnya adalah motor itu tidak cukup kuat untuk mengangkut keluarga seperti sepeda motor biasa.

Tran The Loan, Deputi Direktur Bagian Pengawasan Polusi Vietnam menjelaskan.

“Sepeda motor listrik telah lama dijual di Vietnam, namun tidak berhasil menembus pasar. Kebanyakan karena kecepatannya lambat. Dan Anda tidak bisa mengisi ulang batere berulang-ulang, harus beli batere baru. Ini membuat sepeda motor listrik yang ada tidak ekonomis.”

Okonsky membuat perusahaan baru bernama KLD Energy. Nama ini diambil dari awalan nama ketiga anaknya Kyle dan Dean.

Ketika KLD membuat teknologi mereka dalam bentuk contoh motor skuter, mereka membuat kendaraan yang bisa melaju dari nol hingga 100 kilometer/jam dalam 10 detik. Ukuran motor itu juga kecil namun kuat, tidak perlu gigi atau drive train. Langsung dibuat ke roda belakang.

Okonsky menjelaskan mengapa motor buatannya bisa berbeda.

“Tidak ada motor di luar sana yang punya frekuensi tinggi seperti ini, dengan rasio rpm rendah. Dan ini semua sudah kami patenkan. Sekarang yang sudah kami kerjakan adalah dalam bentuk stator dengan inti nano kristal. Kami tidak mematenkan cara membuatnya karena ini terkait 20 langkah proses yang sifatnya pasar.”

Bila antusiasme Okonsky mudah dipahami, tidak halnya dengan penjelasan teknisnya yang lebih rumit.

Motor listrik bekerja dengan cara menggerakan kutub magnet maju mundur sehingga  baling-baling bisa berputar. Setiap gerakan kutub menghasilkan panas dan pada motor tradisional akan menjadi terlalu panas jika bergerak terlalu cepat.

Tapi nano kristal pada motor KLD membuat motor tidak panas ketika mereka bergerak. Ini artinya motor bisa bergerak lebih cepat dan menghasilkan kekuatan yang lebih besar. Ini mirip seperti mesin sepeda motor 600 cc.

Okonsky membawa contoh skuternya ke Vietnam untuk pertama kalinya awal bulan ini. Bekerja sama dengan pabrik Vietnam, Sufat, dia berharap motor berkekuatan besar pertama ini ada di pasaran awal tahun depan.

Pertanyaan kini adalah apakah orang Vietnam mau membelinya?

Tran The Loan mengungkapkan banyak warga Vietnam yang tertarik untuk menyelamatkan lingkungan terutama bila itu tidak berdampak pada gaya hidup mereka.

“Ini tidak hanya terjadi di Vietnam. Seluruh dunia juga berusaha beralih dari motor berbahan bakar fosil. Manfaatnya jelas. Ini akan mengurangi pencemaran lingkungan. Tapi konteks Vietnam juga perlu diperhatikan. Sebagai contoh, berapa harganya, apakah cocok dengan kebiasaan para pengguna, apakah itu lebih nyaman untuk mereka?”

Bagi Duong Van Huong, tujang ojek berusia 40 tahun, hanya ada satu masalah pada sepeda motor listrik. Padahal inilah yang paling disukai orang bukan Vietnam dari sepeda motor jenis ini.

“Satu hal yang tidak saya sukai dari motor ini adalah tidak berisik ketika mengendarainya. Ini menyebabkan pengendara yang lain tidak memperhatikan keberadaanya di jalan. Ini bisa menyebabkan mudah terjadi kecelakaan.”

Tapi bagi perancang grafis, Nguyen Thanh Trung, 27 tahun, yang utama adalah bagaimana tampilan skuter tersebut.

“Jika saya harus memilih antara yang mengunakan listrik atau bensin, menurut saya yang listrik lebih baik untuk lingkungan. Tapi bentuknya tidak sebagus yang pakai bensin. Itu sebabnya penjualan motor listrik tidak terlalu bagus. Jika para produsen mengembangkan rancangan yang bisa menarik orang muda serta harganya masuk akal, itu bagus sekali.”

Membuat motor yang nyaman bagi warga Vietnam artinya motor itu bisa dipercaya mutunya dan mudah dirawat.

Tapi ujicoba awal contoh skuter listrik ini tidak berhasil sepenuhnya.

Di bagian belakang kantor KLD yang kecil di pinggiran kota Hanoi, kepala insinyur perusahaan itu, Hector Moya, merakit sepeda motor itu dengan mudah.

Tapi penggerak tidak menghasilkan apapun selain hentakan kecil pada roda belakang.

Hari itu, mesin motor tidak mau hidup, tapi kemudian Okonsky mengirimkan gambar Moya yang mengendarai sepeda motor itu di jalanan.

Gambar itu sangat mengesankan. Jika KLD dan Sufat bisa membuat sepeda motor mereka berjalan seperti ini setiap kali Anda memutar kunci, motor ini akan digandrungi para penggila motor Vietnam.

Sepeda motor ini akan dibandrol dengan harga antara 1,500 and 2000 dollar atau sekitar 15 hingga 20 juta rupiah. Harga ini tak jauh berbeda dengan motor keluaran Honda Future yang berbahan bakar bensin. Namun, menyumbang sangat besar dalam usaha menyelamatkan lingkungan.

Sumber: http://www.asiacalling.org

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: