Sepeda Makin Tersisih di Cina, Motor Listrik Mulai Digandrungi

Posted on December 30, 2009. Filed under: Molis Around The World | Tags: , , |

sepeda mulai dgantikan motor listrikPesatnya perkembangan ekonomi Cina dari kejauhan bisa dilihat dari berdirinya gedung-gedung megah pencakar langit, pusat perbelanjaan yang berkilau, serta butik-butik ternama.

Dari dekat, perkembangan itu juga mempengaruhi pola transportasi penduduk, sepeda semakin banyak ditinggal, diganti mobil atau sepeda motor, atau sepeda motor listrik. Kemacetan telah merajalela di jalan-jalan utama di kota Beijing belakangan ini menggantikan aliran ribuan pengendara sepeda yang dulu menguasai jalan.

“Pengendara mobil sangat agresif. Mereka tidak akan menunggu anda barang sedetik,” kata Wang Litang, seorang pensiunan pegawai pemerintah di Beijing berusia 65 tahun.

Tapi kejutan budaya juga tidak membuat semua warga nyaman. Bai Liping, seorang pegawai perusahaan asuransi berusia 45 tahun mengatakan keluarga mereka membeli mobil pertama tahun 1990 namun kembali menjualnya tahun lalu untuk diganti dengan sepeda motor listrik. Dia mengatakan bukan kesadaran terhadap pemanasan global yang membuatnya beralih ke motor listrik tapi murni keandalan. “Memiliki mobil tidak semudah memiliki motor listrik.”

Penduduk lain di pinggiran kota Beijing, Zhang Shu Mei berusia 39 tahun mengatakan dengan motor listrik ia hanya butuh 15 menit ntuk sampai ke pasar terdekat. “Memang kita kedinginan naik motor listrik tapi tidak ada pilihan lain, kita mau menggunakan apa kalau tidak menggunakan motor ini?” kata Zhang.

Fungsi sepeda menurut Asosiasi Sepeda Cina juga berubah. Kini makin banyak penduduk yang membeli sepeda gunung dengan gigi bertingkat, bukan untuk transportasi utama namun untuk rekreasi.

Sedangkan Kementerian Kesehatan Cina bahkan sudah mencatat bahwa pergeseran kebiasaan itu membuat penduduknya lebih malas dan berat badan rata-rata mereka naik dibanding persentase di era 90-an awal. Di kota kecil kini 22 persen dari jumlah penduduk sudah masuk kategori gemuk, sedangkan di kota besar porsinya sudah mencapai 30 persen.

Sumber: http://www.tempointeraktif.com

Make a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: